Apa itu Virus Rumba dan Cara Pencegahannya

Akhir-akhir ini banyak kabar tentang adanya sebuah virus yang menyerang komputer-komputer di seluruh dunia, dan virus tersebut adalah virus Rumba. Virus Rumba merupakan virus yang masuk ke dalam kategori Ransomware dan merupakan varian baru dari virus Djvu (Ditemukan oleh Michael Gillespie). Virus ini menginfeksi komputer dan mengenkripsi file-file yang ada di komputer tersebut, hampir mirip dengan pendahulunya yaitu virus WannaCry.

File-file yang terinfeksi virus ini ditandai dengan berubahnya ekstensi dari file tersebut menjadi ekstensi .rumba seperti gambar dibawah, dan tidak akan dapat dibuka seperti biasanya.

File terinfeksi virus Rumba

Sampai saat ini belum ditemukan Decryptor dari virus tersebut. Jika komputer Anda terinfeksi Ransomware ini, dan ada orang mengaku bisa mendekripsi atau mengembalikan file-file di komputer Anda kembali seperti semula dengan meminta sejumlah uang, harap jangan dipercayai. Karena banyak orang yang sudah mengalami tindak penipuan seperti ini.

Cara satu-satunya saat ini untuk menghilangkan virus Rumba tersebut dari komputer Anda adalah dengan me-restore komputer Anda dengan menggunakan Windows System Restore, ke hari dimana komputer Anda belum terinfeksi virus ini.

Bagaimana Cara Virus Rumba Menginfeksi Komputer?

Seperti halnya virus, trojan, spyware, worm dan malware komputer lainnya, virus Rumba yang masuk ke dalam kategori Ransomware atau disebut juga File Encoding Malware menggunakan cara yang sederhana untuk menyebar dan masuk ke komputer target.

Beberapa cara yang umumnya digunakan adalah dengan melalui e-mail spam yang berisi link yang tidak dikenal, melalui download file, mengunjungi situs web yang kurang terpercaya, dan juga dapat melalui software-software bajakan yang banyak sekali bertebaran di internet saat ini.

Metode Pencegahan Infeksi Virus Rumba

Karena belum adanya Decryptor dari Ransomware ini, maka jalan satu-satunya adalah dengan mencegah virus Rumba ini masuk dan menginfeksi komputer Anda. Berikut beberapa metode pencegahan yang dapat dilakukan:

1. Gunakan OS Windows dan Software Original

Berhati-hatilah menggunakan atau menginstall OS Windows hasil crack, seperti menggunakan Activator. Activator-activator Windows ini menjadi jalan dari berbagai macam virus untuk menginfeksi komputer, salah satunya virus Rumba ini.

Jadi, dengan membeli lisensi asli dari produk Windows ataupun software-software lainnya. Anda tidak akan perlu lagi menggunakan tools / aplikasi sebagai media penyebaran virus, untuk melakukan aktivasi dari Windows atau software yang Anda ingin gunakan.

2. Gunakan Anti-Virus yang Ampuh

Anti-Virus yang bagus akan dapat memberikan keamanan tambahan bagi komputer Anda, terutama saat berselancar di internet, membuka e-mail, ataupun saat memasukan Flashdisk ke komputer Anda.

BACA JUGA:  Cache Memory dan Mapping pada Memory Komputer

Gunakanlah Anti-Virus yang sudah terkenal kehandalannya dalam menangani virus dan keamanan internet, seperti Kaspersky, BitDefender, ESET NOD32 dan lain-lain. Atau juga bisa menggunakan software khusus untuk mencegah Ransomware, seperti HitmanPro.Alert dan Malwarebytes Anti-Ransomware.

Jika komputer Anda menggunakan Windows Original, Anda dapat menggunakan Windows Defender/Windows Security sebagai pengaman utama pada komputer Anda. Karena Windows Defender merupakan Anti-Virus bawaan Windows yang paling ampuh dalam menangani keamanan pada produk Sistem Operasinya sendiri.

3. Update Windows

Selalu update Windows Anda untuk menutup celah-celah keamanan (bugs) yang selalu ada pada setiap sistem operasi. Windows Update juga memberikan tambahan pembaharuan pada database virus yang terdaftar di Windows Defender/Windows Security. Jadi, jika ada virus-virus baru yang ingin memasuki komputer Anda, akan segera diblokir oleh Windows Defender.

4. Mengunjungi dan Mendownload File dari Situs yang Terpercaya

Berhati-hatilah dalam berselancar di dunia internet. Internet menjadi lalu lintas jutaan virus-virus komputer seperti trojan, worm, spyware, adsware, ransomware dan masih banyak lagi lainnya.

Kunjungilah situs-situs yang terpercaya dan memiliki sertifikat SSL (HTTPS). Hal ini juga dapat menghindari Anda dari Phising, atau pencurian informasi/data pribadi dari pengguna internet yang berkunjung ke situs tersebut.

Ini juga berlaku jika Anda ingin men-download file dari internet. Berhati-hatilah dalam men-download file dari sumber yang kurang terpercaya, men-download software-software bajakan dan juga file torrent.

5. Jangan Membuka Link di E-Mail Sembarangan

Janganlah sembarangan membuka tautan/link dan mengunduh berkas di e-mail, terutama e-mail yang masuk ke Spam. Para penyedia layanan e-mail seperti Gmail, Yahoo dan lain-lain, memiliki sistem untuk mendeteksi tautan/link yang mengarahkan ke situs atau file yang berbahaya bagi penggunanya. E-mail yang berisi link atau file berbahaya tersebut akan langsung di masukan ke folder Spam.

Jadi, walaupun Anda mempercayai sumber pengirim e-mail yang masuk ke Spam ini, tetaplah Anda berhati-hati jika ingin membuka link ataupun mengunduh file yang ada di e-mail tersebut.

Penutup

Seperti itulah virus Rumba yang menjadi ancaman komputer-komputer di seluruh dunia saat ini. Dengan mengikuti metode-metode pencegahan yang kami berikan diatas, komputer Anda akan menjadi lebih aman dari serangan Ransomware tersebut, dan metode-metode tersebut juga berlaku untuk mencegah masuknya virus-virus lainnya ke komputer Anda.

Bagikan Kepada Dunia

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *